Teknik Dasar Renang Gaya Dada atau Katak – Breast stroke ( Gaya dada ) juga sering di sebut denga gaya katak sebab gerakan yang di gunakan dalam gaya dada ini sangan serupa dengan teknik berenang katak. Gaya dada merupakan berenang dengan menggunakan posisi dada yang menghadap ke arah permukaan air. Batang tubung selalu di posisikan dalam posisi stabil atau tetap. Kedua kaki digerakkan menendang ke luar air, sedangkan kedua tangan digerakkaan lurus ke arah depan. Kedua tangan di buka pada posisi samping, hal ini bertujuan agar posisi badan bisa melaju ke arah depan dengan lebih cepat.
Dengan berenang dengan menggunakan gaya dada, perenang bisa mengambil pernafasan saat mulut sedang berada di atas permukaan air, sesudah 1 atau 2 kali gerakan kaki dan tangan. Akan tetapi, berenang dengan menggunakan gaya dada merupakan teknik renang yang memiliki kecepatan paling lambat jika di bandingkan dengan teknik renang yang lainnya. Agar bisa berenang dengan baik, tentunya anda harus mengetahui dan menguasai betul mengenai teknik dasar berenang dengan menggunakan gaya dada. Disini kami akan memberikan ulasan informasinya kepada anda mengenai Teknik Dasar Renang Gaya Dada atau Katak. Berikut ulasan informasinya.
1. Teknik gerakan meluncur
Salah satu latihan dasar berenang dengan gaya dada adalah dengan menggunakan teknik meluncur. Meluncur adalah latihan awal yang harus dilakukan oleh perenang. Teknik meluncur sangat berguna untuk dapat menghilangkan rasa takut seseorang ketika berada di dalam air, menghilangkan adanya resiko cidera atau kecelakaan dan bisa digunakan untuk menyesuaiakn suhu tubuh. Langkah – langkah yang bisa di lakukan untuk meluncur dalam air adalah sebagai berikut :
Memposisikan badan untuk berdiri tegap di pinggir kolam dan menempelkan salah satu kaki kepada dinding kolam.
Badan dalam posisi membungkuk ke depan searah dengan permukaan air dan meluruskan kedua tangan sambil mengapit bagian telinga.
Agar badan bisa meluncur ke depan, tolakan bagian kaki yang menempel di dinding dengan kuat.
Luruskan kedua lengan dan kaki ke arah depan.
Luruskan bagian tubuh dan jagalah keseimbangan ketika posisi badan berada di permukaan air.
2. Teknik gerakan kaki
Badan dalam posisi menelungkup
Kedua belah tangan berpegangan pada bagian dinding
Kepala terletak di atas permukaan air sedangkan bagian kaki di luruskan
Kedua belah kaki di luruskan dan di tarik ke arah samping
Ketika posisi kedua kaki diluruskan, buatlah lecutan ketika kaki sedang ditutupkan
Usahakan pergelangan kaki tetap relax
Lakukan latihan tersebut secara berulang – ulang dengan kekuatan dan kecepatan maksimal sehingga akan terasa adanya tekanan ketika tubuh dalam posisi meluncur ke depan
3. Latihan gerakan tangan
Kedua kaki direkatkan terhadap dinding kolam
Upayakan kedua belah tangan dalam posisi lurus dan kepala terlihat dari atas permukaan air
Tariklah kedua belah tangan dengan bersama – sama menuju arah dada bagian bawah, sembari kedua telapak tangan di gerakkan mengayuh dalam air
4. Latihan pengambilan nafas
Langkah ini serupa dengan prinsip yang di gunakan dalam teori gerakan tangan, yaitu kedua belah tangan di tarik ke arah samping, dagu diangkat ke atas menuju permukaan air sembari mengambil nafas perlahan – lahan dengan menghirup udara.
5. Start ( Permulaan ) Renang dengan Gaya Dada
Start gaya dada di lakukan dengan cara berdiri lurus di atas balok start dengan posisi badan membungkuk
Tekuklah kedua tumit sambil mengarahkan pandangan ke depan
Posisikan tubuh membungkuk sembari mendekati air dengan sikap mengayun ke arah belakang
Ayunan tangan tersebut dapat membuat posisi tubur untuk terdorong maju ke depan mendekati permukaan air
Sesudah itu posisi tubuh akan jatuh ke dalam air dan bertumpulah terhadap kaki sembari badan mulai di lepaskan perlahan.
Itulah beberapa tips berenang dengan menggunakan gaya dada yang semoga bisa menjadi sebuah referensi yang bermanfaat untuk anda mengenai Teknik Dasar Renang Gaya Dada atau Katak. Baca juga “Belajar teknik dasar renang gaya bebas ” dan “Latihan beberapa teknik dasar renang gaya kupu-kupu beserta gambarnya”.
*LANGKAH-LANGKAH POLA HIDUP SEHAT
DokterSehat.Com – Bagaimana cara menjalani pola hidup sehat yang benar pasti merupakan suatu pertanyaan yang sering anda tanyakan keberbagai nara sumber yang berhubungan dengan kesehatan bukan? Pertanyaan ini juga yang membuat setiap orang menjadi penasaran, bagaimana bisa menjadi sehat, jika pola hidupnya saja tidak sehat.
Sebenarnya pola hidup yang benar tidaklah susah akan tetapi juga tidaklah gampang, karena setiap mempunyai kondisi tubuh yang berbeda-beda, ada yang bergadang tiap hari, akan tetapi tidak mempengaruhi kesehatannya, akan tetapi ada yang bergadang hanya 1 hari langsung mengalami demam atau meriang. Hal ini disebabkan daya tahan seseorang yang berbeda-beda.
Agar bisa menjalani pola hidup yang sehat, kita harus mempunyai niat yang kuat, bila memiliki niat yang kuat maka yang harus dimiliki lagi adalah rasa kemauan yang kuat. Dengan adanya kemauan maka akan tercipta rasa kemampuan untuk bisa menjalani pola hidup yang sehat.
Berikut ini adalah langkah – langkah pola hidup sehat :
Berolahraga
Olahraga merupakan kegiatan yang mudah untuk dilakukan, tetapi juga ada banyak orang yang sering mengabaikannya. Padahal olahraga ini merupakan kegiatan yang bisa menyehatkan tubuh kita. Apabila kita berolahraga secara teratur, maka banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh kita seperti daya tahan tubuh meningkat, bisa menguatkan tulang-tulang, menurunkan lemak pada tubuh, mengurangi stress, menambah kebugaran tubuh dam masih banyak lagi.
Menjaga pola makan
Menjaga pola makanan yang harus makan tersebut memenuhi standart kesehatan. Untuk itu kita dianjurkan mengetahui tentang makanan-makanan yang penting untuk kesehatan tubuh kita. Pada umumnya, banyak orang sering tidak memperhatikan tentang hal ini. Banyak sekali makan yang bisa membahayakan bagi tubuh kita. Seperti makanan yang banyak mengandung pengawet, makanan junk food atau makanan cepat saji. Sebaiknya kita bisa mengatur pola makan kita seperti waktu-waktu yang baik untuk kita makan dan juga makan menyehatkan.
Menciptakan lingkungan yang sehat
Apabila kita ingin menikmati kesehatan yang sesungguhnya maka kita juga harus memperhatikan lingkungan kita yang harus kita jaga. Lingkungan yang perlu kita jaga adalah, air, tanah, udara, iklim, tumbuhan dan lain sebagainya. Apabila kita hidup dilingkungan yang tidak baik seperti berkumpul dengan orang yang perokok, lingkungan yang penuh dengan sampah, banyak terkena asap mobil dan lain-lain. Dengan lingkungan yang tidak baik, juga akan bisa memicu kesehatan kita.
Istirahat yang cukup
Banyak sekali yang mempunyai aktivitas yang banyak yang terkadang lupa dan tidak menghiraukan waktu istirahat kita. Bila kita mempunyai pola tidur yang berantakan seperti tidur yang terlalu larut malam dan harus bangun pagi-pagi untuk bekerja. Padahal apabila kurang istirahat dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi. Sebaiknya apabila istirahat kerja di siang hari paling tidak kita bisa tidur sejenak selama 20 menit agar pikiran kita bisa segar kembali. Tetapi kita harus bisa menata pola tidur kita yang baik supaya tidur bisa tepat waktu dan juga kan menyehatkan tubuh kita.
*Macam-macam aktifitas fisik (latihan) dan manfaatnya
Macam-macam aktifitas fisik (latihan) dan manfaatnya
Latihan fisik yang kita
kenal sangat bermacam-macam jenisnya. Jalan cepat, jogging, bersepeda,
dan semua jenis senam (senam aerobik, senam kesegaran jasmani dll.)
merupakan beberapa jenis latihan fisik yang dapat kita lakukan dalam
keseharian kita.
Banyak manfaat yang dapat
kita peroleh setelah kita melakukan latihan fisik yang baik dan benar,
terukur dan dilakukan secara teratur.
Manfaat latihan fisik antara lain :
- Memperpanjang usia.
- Selalu ceria.
- Tidak mudah terserang penyakit (daya tahan tubuh meningkat).
- Terhindar dari stress dan loyo.
- Tidak mudah lelah dalam bekerja, sehingga produktivitas kerja meningkat.
Selain manfaat yang kita
peroleh dari melakuakn latihan fisik, latihan yang kita lakukan itu juga
akan berdampak positif terhadap tubuh kita. Dampak latihan fisik
terhadap tubuh antara lain :
- Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru.
- Memperkuat sendi dan otot-otot.
- Menurunkan tekanan darah.
- Menurunkan kadar lemak dalam tubuh.
- Menurunkan kadar gula darah.
- Menurunkan resiko terserang penyakit jantung koroner.
- Memperlancar aliran darah.
- Memperlancar pertukaran gas (pernafasan).
- Memperlambat proses penuaan.
Dalam melakukan latihan
fisik, ada beberapa prinsip yang harus diterapkan dalam perencanaan
maupun pada saat pelaksanaan, prinsip-prinsip tersebut antara lain :
- Latihan fisik yang dilakukan harus sesuai dengan kemampuan seseorang dan kondisinya pada saat melakukan latihan tersebut.
- Akan lebih baik jika seseorang melakukan latihan fisik sesuai dengan kesukaan/kegemarannya.
- Latihan fisik yang dilakukan hendaknya bervariasi, sehingga seseorang dalam melakukan latihan tersebut tidak bosan/jenuh.
- Latihan yang dilakukan
harus ada perubahan, misalnya peningkatan/penambahan porsi latihan, hal
ini akan bepengaruh pada hasil latihan itu sendiri.
- Urutan latihan fisik adalah pemanasan → inti → pendinginan. Hal ini harus dilakuakn secara urut agar latihan dapat berhasil.
Berikut ini beberapa latihan fisik yang dapat dilakukan seseorang untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesegaran jasmaninya:
1. Jogging
Melakukan jogging secara teratur memberikan
manfaat bagus buat kondisi fisik dan kesehatan lainnya. Jogging juga
memberikan kesenangan secara fisik dan mental.
Keuntungan Jogging
Jogging memberikan keuntungan tetap bagi keseluruhan kesehatan setelah dilakukan. Efek-efek dari jogging adalah:
- membuat jantung kuat, dimana semakin memperlancar peredaran darah dan pernafasan;
- Mempercepat sistem pencernaan dan membantu Anda menyingkirkan masalah pencernaan;
- Menetralkan depresi;
- Meningkatkan kapasitas untuk bekerja dan mengarahkan pada kehidupan yang aktif;
- Jogging membantu Anda membakar lemak dan mengatasi kegemukan;
- Kalau Anda bermasalah dengan selera makan, jogging membantu Anda memperbaikinya;
- Jogging mengencangkan otot kaki, paha dan punggung;
- Membuat tidur lebih nyenyak.
Kesenangan Yang Didapat Dari Jogging
Jogging juga dapat memberi Anda kesenangan
secara fisik maupun mental. Apabila jogging dilakukan dengan benar, Anda
tak akan merasakan kelelahan saat Anda telah menyelesaikan satu tur
lebih dari yang Anda lakukan sebelumnya. Anda juga mendapat manfaat
dengan merasakan nyaman di otot selama jogging dan setelahnya.
Anda akan merasakan angin lembut yang
bertiup disekitar tubuh Anda, juga dapat mendengarkan suara burung
berkicau, suara air yang mengalir, atau suara ombak di laut (jika Anda
melakukannya di tepi laut). Selama jogging Anda juga dapat merasakan
perasaan senang.
Pakaian Dan Sepatu
Pakaian yang Anda kenakan harus sesuai
dengan udara saat itu. Saat udara hangat, celana pendek dan t-shirt
cukup nyaman untuk dikenakan. Namun, jika Anda melakukan rute yang jauh
tak ada salahnya membawa pakaian ekstra di tas kecil, untuk berjaga-jaga
jika udara jadi buruk. Pilih pakaian yang dapat memberikan ventilasi
bagus, hindari yang penuh jahitan, bertepi tajam atau yang membungkus
dengan ketat.
Sedang untuk sepatu, kenakan yang lembut
dan nyaman, tapi dengan bentuk yang pas dan cocok di kaki. Pilih yang
alasnya dapat ditekuk dengan lentur dalam pergerakan kaki Anda tapi
cukup mendukung saat terhentak dengan tanah, sehingga tidak membuat Anda
terpeleset.
Rute Dan Sesi Jogging
Jogging dapat ditempuh dalam berbagai cara :
Jarak yang panjang antara 2-20 km dalam kecepatan biasa; Jarak 3-6 km
dalam kecepatan tinggi; Jogging dengan kecepatan sedang ditempuh dalam
4-8 kg.
Bagaimana Melakukan Sesi Jogging
Anda sebaiknya bergerak dengan lambat
dengan usaha kecil yang pertama dalam beberapa ratus meter untuk
pemanasan otot anda. Lalu perlahan-lahan tambahkan kecepatan Anda. Kalau
Anda sudah melakukan setengah rute, Anda bisa berlari lebih cepat
sesuai kemampuan Anda. Jika rute cukup panjang, Anda bisa mengambil dua
atau tiga dorongan dengan kapasitas yang hampir penuh. Untuk jarak ratus
meter terakhir lambatkan gerakan lari Anda.
Peregangan Tubuh Dan Setelah Beberapa Sesi
Sangat disarankan untuk melakukan
peregangan sebelum melakukan sesi jogging, dan bukan hanya pada otot
kaki Anda, tapi juga keseluruhan tubuh, lakukan selama 2 menit
sebelumnya dan 3-4 menit setelahnya.
Kapan Dan Seberapa Sering
Jika jogging hanya satu-satunya aktivitas
olahraga yang dilakukan, melakukannya tiap dua hari sekali adalah ukuran
idelnya. Itu sudah cukup untuk memberikan seluruh keuntungan bagi
kesehatan dan meningkatkan kondisi, dan daya tahan tubuh Anda. Tapi jika
Anda mengkombinasikan jogging dengan olah raga lain, lakukan seminggu
dua kali cukup baik bagi kesehatan. Mungkin Anda merasa lapar saat akan
melakukan jogging, tapi sebaiknya jangan melakukannya setelah makan.
Anda bisa melakukannya kapanpun sepanjang hari, tapi lebih baiknya
melakukan jogging sebagai kegiatan pertama di pagi hari.
Bagaimana Memulainya
Jika Anda tak biasa melakukan latihan
fisik, sebelum memulai jogging, alangkah baiknya Anda berkonsultasi
dengan dokter. Anda mungkin memiliki masalah kesehatan, yang tidak
disarankan untuk melakukan jogging, atau yang mesti Anda pertimbangkan
jika melakukan jogging. Untuk pertama-tama, sebaiknya Anda berlari-lari
di tempat selama 10 menit. Lalu Anda dapat menambah waktu, jarak dan
kecepatan setelah terbiasa.
2. Bersepeda
Sepintas, bersepeda mungkin dipandang
sebagai olahraga yang mudah dilakukan. Kenyataannya bersepeda termasuk
olahraga yang membutuhkan keterampilan. Keterampilan utama yang
dibutuhkan dalam latihan fisik ini adalah keseimbangan. Organ yang akan
terpengaruh dalam latihan bersepeda termasuk jantung dan paru-paru.
Sedangkan otot yang dilatih dengan bersepeda adalah otot tungkai,
lengan, perut, dan punggung.
Bersepeda bisa dilakukan sebagai aktivitas fisik, sebagai latihan fisik aliasexercise, atau juga sebagai sport atau
olahraga. Aktivitas fisik meliputi kegiatan sehari-hari yang melibatkan
gerakan tubuh. Sebagai latihan yang bisa dilakukan semua kalangan, tapi
tanpa kompetisi, bersepeda merupakan latihan fisik. Ini berarti
bersepeda harus dapat memacu denyut jantung sesuai dengan target. Dengan
begitu, fungsinya sebagai latihan yang meningkatkan kemampuan jantung
dan paru-paru akan lebih optimal. Target denyut jantung yang biasanya
digunakan dalam latihan fisik adalah memenuhi angka 60%-85% dari 220
dikurangi usia. Misalnya, usia kita 20 tahun, berarti target denyut
jantung adalah 60% dari 200, yaitu 120 denyut per menit.
Bila
dilakukan dengan baik, benar, teratur, dan terukur, bersepeda akan mampu
meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam fungsinya
sehari-hari. Otomatis organ-organ tersebut dapat bekerja secara optimal.
Orang harus memerhatikan kebugaran dan
kondisi medisnya, apakah cocok bersepeda. Orang-orang pengidap asma atau
penyakit jantung, misalnya, disarankan agar berkonsultasi dulu dengan
dokternya tentang olahraga apa yang cocok untuk kondisi tersebut.
Sebagai olahraga aerobik, bersepeda akan
optimal bagi kebugaran tubuh jika dilakukan tiga hingga lima kali dalam
seminggu, dengan memenuhi target denyut jantung. Idealnya latihan
bersepeda, seperti latihan aerobik lain, dilakukan 20 hingga 60 menit
sehari. misalnya bersepeda 10 menit di pagi hari, dan 10 menit lagi di
sore hari.
3. Senam (senam aerobik, senam kesegaran jasmani dll.)
Jika selama ini yang kita tahu aerobik
hanya bisa membakar kalori dan baik bagi kesehatan jantung, kini ada
satu kelebihan dari aerobik, yaitu bisa meningkatkan kadar kolesterol.
Sebelumnya olahraga secara umum diyakini bisa memperbaiki kadar
kolesterol seseorang.
Sebuah studi yang dilakukan di Turki dan
dimuat dalam Journal of Sports Medicine and Physical Fitness ini
menemukan aerobik loncat bisa meningkatkan kadar kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol baik karena mencegah sakit jantung.
Studi yang dipimpin A Kin Isler dari
Baskent University, Ankara, Turki ini mengamati 45 mahasiswi selama
delapan minggu. 15 partisipan mengikuti kelas aerobik loncat, 15 lainnya
mengikuti aerobik dansa tradisional, dan satu kelompok lagi tak
mengikuti kelas aerobik apapun. Latihan dilakukan selama 45 menit yang
dilakukan selama tiga hari dalam satu minggu.
Hasilnya, setelah delapan minggu, peserta
aerobik menunjukkan penurunan total kolesterol dibandingkan kelompok
yang tak ikut aerobik. Namun yang mengejutkan partisipan yang mengikuti
aerobik loncat menunjukkan peningkatan HDL secara signifikan.
"Hasil ini menunjukkan latihan aerobik
loncat lebih efektif untuk memodifikasi profil kolesterol," jelas tim
Isler tanpa menjelaskan kenapa aerobik bisa meningkatkan HDL.
"Aerobik loncat lebih energik, giat dan
lebih mengeluarkan banyak energi dibanding aerobik tradisional, bahkan
cenderung bisa menaikkan tingkat HDL," jelas Gerald Fletcher M.D., ahli
jantung pada Mayo Clinic di Jacksonville, Florida, yang juga juru bicara
American Heart Association.
"Ada banyak alasan untuk berolahraga secara
rutin, selain bisa meningkatkan kadar HDL, olahraga yang banyak
menggunakan gerakan energik memiliki banyak keuntungan bagi kesehatan
tubuh, tambah Fletcher.
Bagi Robyn Stuhr, M.A., seorang psikologis
dari Women's Sports Medicine Center, Hospital for Special Surgery di New
York mengatakan aerobik loncat adalah alternatif olah raga yang
menyenangkan, selain bisa dilakukan bersama-sama, menggerakkan tubuh
diiringi musik menjadi sebuah kenikmatan tersendiri."Olahraga aerobik
memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan dalam berbagai cara, bahkan
lebih dari sekedar menaikkan kadar HDL. Aerobik memiliki efek positif
menjaga stamina tubuh, melancarkan peredaran darah, menstabilkan berat
badan, menormalkan pola tidur, meningkatkan energi tubuh, serta
mengurangi resiko sakit jantung, diabetes dan berbagi tipe kanker.
Jangan malas menggerakkan tubuh demi kesehatan kita," papar Stuhr yang
sangat yakin kesehatan bergantung pada gaya hidup setiap individu.
Macam-macam aktifitas fisik (latihan) dan manfaatnya
Latihan fisik yang kita
kenal sangat bermacam-macam jenisnya. Jalan cepat, jogging, bersepeda,
dan semua jenis senam (senam aerobik, senam kesegaran jasmani dll.)
merupakan beberapa jenis latihan fisik yang dapat kita lakukan dalam
keseharian kita.
Banyak manfaat yang dapat
kita peroleh setelah kita melakukan latihan fisik yang baik dan benar,
terukur dan dilakukan secara teratur.
Manfaat latihan fisik antara lain :
- Memperpanjang usia.
- Selalu ceria.
- Tidak mudah terserang penyakit (daya tahan tubuh meningkat).
- Terhindar dari stress dan loyo.
- Tidak mudah lelah dalam bekerja, sehingga produktivitas kerja meningkat.
Selain manfaat yang kita
peroleh dari melakuakn latihan fisik, latihan yang kita lakukan itu juga
akan berdampak positif terhadap tubuh kita. Dampak latihan fisik
terhadap tubuh antara lain :
- Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru.
- Memperkuat sendi dan otot-otot.
- Menurunkan tekanan darah.
- Menurunkan kadar lemak dalam tubuh.
- Menurunkan kadar gula darah.
- Menurunkan resiko terserang penyakit jantung koroner.
- Memperlancar aliran darah.
- Memperlancar pertukaran gas (pernafasan).
- Memperlambat proses penuaan.
Dalam melakukan latihan
fisik, ada beberapa prinsip yang harus diterapkan dalam perencanaan
maupun pada saat pelaksanaan, prinsip-prinsip tersebut antara lain :
- Latihan fisik yang dilakukan harus sesuai dengan kemampuan seseorang dan kondisinya pada saat melakukan latihan tersebut.
- Akan lebih baik jika seseorang melakukan latihan fisik sesuai dengan kesukaan/kegemarannya.
- Latihan fisik yang dilakukan hendaknya bervariasi, sehingga seseorang dalam melakukan latihan tersebut tidak bosan/jenuh.
- Latihan yang dilakukan
harus ada perubahan, misalnya peningkatan/penambahan porsi latihan, hal
ini akan bepengaruh pada hasil latihan itu sendiri.
- Urutan latihan fisik adalah pemanasan → inti → pendinginan. Hal ini harus dilakuakn secara urut agar latihan dapat berhasil.
Berikut ini beberapa latihan fisik yang dapat dilakukan seseorang untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesegaran jasmaninya:
1. Jogging
Melakukan jogging secara teratur memberikan
manfaat bagus buat kondisi fisik dan kesehatan lainnya. Jogging juga
memberikan kesenangan secara fisik dan mental.
Keuntungan Jogging
Jogging memberikan keuntungan tetap bagi keseluruhan kesehatan setelah dilakukan. Efek-efek dari jogging adalah:
- membuat jantung kuat, dimana semakin memperlancar peredaran darah dan pernafasan;
- Mempercepat sistem pencernaan dan membantu Anda menyingkirkan masalah pencernaan;
- Menetralkan depresi;
- Meningkatkan kapasitas untuk bekerja dan mengarahkan pada kehidupan yang aktif;
- Jogging membantu Anda membakar lemak dan mengatasi kegemukan;
- Kalau Anda bermasalah dengan selera makan, jogging membantu Anda memperbaikinya;
- Jogging mengencangkan otot kaki, paha dan punggung;
- Membuat tidur lebih nyenyak.
Kesenangan Yang Didapat Dari Jogging
Jogging juga dapat memberi Anda kesenangan
secara fisik maupun mental. Apabila jogging dilakukan dengan benar, Anda
tak akan merasakan kelelahan saat Anda telah menyelesaikan satu tur
lebih dari yang Anda lakukan sebelumnya. Anda juga mendapat manfaat
dengan merasakan nyaman di otot selama jogging dan setelahnya.
Anda akan merasakan angin lembut yang
bertiup disekitar tubuh Anda, juga dapat mendengarkan suara burung
berkicau, suara air yang mengalir, atau suara ombak di laut (jika Anda
melakukannya di tepi laut). Selama jogging Anda juga dapat merasakan
perasaan senang.
Pakaian Dan Sepatu
Pakaian yang Anda kenakan harus sesuai
dengan udara saat itu. Saat udara hangat, celana pendek dan t-shirt
cukup nyaman untuk dikenakan. Namun, jika Anda melakukan rute yang jauh
tak ada salahnya membawa pakaian ekstra di tas kecil, untuk berjaga-jaga
jika udara jadi buruk. Pilih pakaian yang dapat memberikan ventilasi
bagus, hindari yang penuh jahitan, bertepi tajam atau yang membungkus
dengan ketat.
Sedang untuk sepatu, kenakan yang lembut
dan nyaman, tapi dengan bentuk yang pas dan cocok di kaki. Pilih yang
alasnya dapat ditekuk dengan lentur dalam pergerakan kaki Anda tapi
cukup mendukung saat terhentak dengan tanah, sehingga tidak membuat Anda
terpeleset.
Rute Dan Sesi Jogging
Jogging dapat ditempuh dalam berbagai cara :
Jarak yang panjang antara 2-20 km dalam kecepatan biasa; Jarak 3-6 km
dalam kecepatan tinggi; Jogging dengan kecepatan sedang ditempuh dalam
4-8 kg.
Bagaimana Melakukan Sesi Jogging
Anda sebaiknya bergerak dengan lambat
dengan usaha kecil yang pertama dalam beberapa ratus meter untuk
pemanasan otot anda. Lalu perlahan-lahan tambahkan kecepatan Anda. Kalau
Anda sudah melakukan setengah rute, Anda bisa berlari lebih cepat
sesuai kemampuan Anda. Jika rute cukup panjang, Anda bisa mengambil dua
atau tiga dorongan dengan kapasitas yang hampir penuh. Untuk jarak ratus
meter terakhir lambatkan gerakan lari Anda.
Peregangan Tubuh Dan Setelah Beberapa Sesi
Sangat disarankan untuk melakukan
peregangan sebelum melakukan sesi jogging, dan bukan hanya pada otot
kaki Anda, tapi juga keseluruhan tubuh, lakukan selama 2 menit
sebelumnya dan 3-4 menit setelahnya.
Kapan Dan Seberapa Sering
Jika jogging hanya satu-satunya aktivitas
olahraga yang dilakukan, melakukannya tiap dua hari sekali adalah ukuran
idelnya. Itu sudah cukup untuk memberikan seluruh keuntungan bagi
kesehatan dan meningkatkan kondisi, dan daya tahan tubuh Anda. Tapi jika
Anda mengkombinasikan jogging dengan olah raga lain, lakukan seminggu
dua kali cukup baik bagi kesehatan. Mungkin Anda merasa lapar saat akan
melakukan jogging, tapi sebaiknya jangan melakukannya setelah makan.
Anda bisa melakukannya kapanpun sepanjang hari, tapi lebih baiknya
melakukan jogging sebagai kegiatan pertama di pagi hari.
Bagaimana Memulainya
Jika Anda tak biasa melakukan latihan
fisik, sebelum memulai jogging, alangkah baiknya Anda berkonsultasi
dengan dokter. Anda mungkin memiliki masalah kesehatan, yang tidak
disarankan untuk melakukan jogging, atau yang mesti Anda pertimbangkan
jika melakukan jogging. Untuk pertama-tama, sebaiknya Anda berlari-lari
di tempat selama 10 menit. Lalu Anda dapat menambah waktu, jarak dan
kecepatan setelah terbiasa.
2. Bersepeda
Sepintas, bersepeda mungkin dipandang
sebagai olahraga yang mudah dilakukan. Kenyataannya bersepeda termasuk
olahraga yang membutuhkan keterampilan. Keterampilan utama yang
dibutuhkan dalam latihan fisik ini adalah keseimbangan. Organ yang akan
terpengaruh dalam latihan bersepeda termasuk jantung dan paru-paru.
Sedangkan otot yang dilatih dengan bersepeda adalah otot tungkai,
lengan, perut, dan punggung.
Bersepeda bisa dilakukan sebagai aktivitas fisik, sebagai latihan fisik aliasexercise, atau juga sebagai sport atau
olahraga. Aktivitas fisik meliputi kegiatan sehari-hari yang melibatkan
gerakan tubuh. Sebagai latihan yang bisa dilakukan semua kalangan, tapi
tanpa kompetisi, bersepeda merupakan latihan fisik. Ini berarti
bersepeda harus dapat memacu denyut jantung sesuai dengan target. Dengan
begitu, fungsinya sebagai latihan yang meningkatkan kemampuan jantung
dan paru-paru akan lebih optimal. Target denyut jantung yang biasanya
digunakan dalam latihan fisik adalah memenuhi angka 60%-85% dari 220
dikurangi usia. Misalnya, usia kita 20 tahun, berarti target denyut
jantung adalah 60% dari 200, yaitu 120 denyut per menit.
Bila dilakukan dengan baik, benar, teratur, dan terukur, bersepeda akan mampu meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam fungsinya sehari-hari. Otomatis organ-organ tersebut dapat bekerja secara optimal.
Bila dilakukan dengan baik, benar, teratur, dan terukur, bersepeda akan mampu meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam fungsinya sehari-hari. Otomatis organ-organ tersebut dapat bekerja secara optimal.
Orang harus memerhatikan kebugaran dan
kondisi medisnya, apakah cocok bersepeda. Orang-orang pengidap asma atau
penyakit jantung, misalnya, disarankan agar berkonsultasi dulu dengan
dokternya tentang olahraga apa yang cocok untuk kondisi tersebut.
Sebagai olahraga aerobik, bersepeda akan
optimal bagi kebugaran tubuh jika dilakukan tiga hingga lima kali dalam
seminggu, dengan memenuhi target denyut jantung. Idealnya latihan
bersepeda, seperti latihan aerobik lain, dilakukan 20 hingga 60 menit
sehari. misalnya bersepeda 10 menit di pagi hari, dan 10 menit lagi di
sore hari.
3. Senam (senam aerobik, senam kesegaran jasmani dll.)
Jika selama ini yang kita tahu aerobik
hanya bisa membakar kalori dan baik bagi kesehatan jantung, kini ada
satu kelebihan dari aerobik, yaitu bisa meningkatkan kadar kolesterol.
Sebelumnya olahraga secara umum diyakini bisa memperbaiki kadar
kolesterol seseorang.
Sebuah studi yang dilakukan di Turki dan
dimuat dalam Journal of Sports Medicine and Physical Fitness ini
menemukan aerobik loncat bisa meningkatkan kadar kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol baik karena mencegah sakit jantung.
Studi yang dipimpin A Kin Isler dari
Baskent University, Ankara, Turki ini mengamati 45 mahasiswi selama
delapan minggu. 15 partisipan mengikuti kelas aerobik loncat, 15 lainnya
mengikuti aerobik dansa tradisional, dan satu kelompok lagi tak
mengikuti kelas aerobik apapun. Latihan dilakukan selama 45 menit yang
dilakukan selama tiga hari dalam satu minggu.
Hasilnya, setelah delapan minggu, peserta
aerobik menunjukkan penurunan total kolesterol dibandingkan kelompok
yang tak ikut aerobik. Namun yang mengejutkan partisipan yang mengikuti
aerobik loncat menunjukkan peningkatan HDL secara signifikan.
"Hasil ini menunjukkan latihan aerobik
loncat lebih efektif untuk memodifikasi profil kolesterol," jelas tim
Isler tanpa menjelaskan kenapa aerobik bisa meningkatkan HDL.
"Aerobik loncat lebih energik, giat dan
lebih mengeluarkan banyak energi dibanding aerobik tradisional, bahkan
cenderung bisa menaikkan tingkat HDL," jelas Gerald Fletcher M.D., ahli
jantung pada Mayo Clinic di Jacksonville, Florida, yang juga juru bicara
American Heart Association.
"Ada banyak alasan untuk berolahraga secara
rutin, selain bisa meningkatkan kadar HDL, olahraga yang banyak
menggunakan gerakan energik memiliki banyak keuntungan bagi kesehatan
tubuh, tambah Fletcher.
Bagi Robyn Stuhr, M.A., seorang psikologis
dari Women's Sports Medicine Center, Hospital for Special Surgery di New
York mengatakan aerobik loncat adalah alternatif olah raga yang
menyenangkan, selain bisa dilakukan bersama-sama, menggerakkan tubuh
diiringi musik menjadi sebuah kenikmatan tersendiri."Olahraga aerobik
memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan dalam berbagai cara, bahkan
lebih dari sekedar menaikkan kadar HDL. Aerobik memiliki efek positif
menjaga stamina tubuh, melancarkan peredaran darah, menstabilkan berat
badan, menormalkan pola tidur, meningkatkan energi tubuh, serta
mengurangi resiko sakit jantung, diabetes dan berbagi tipe kanker.
Jangan malas menggerakkan tubuh demi kesehatan kita," papar Stuhr yang
sangat yakin kesehatan bergantung pada gaya hidup setiap individu.






